SysAdmin Harus Tau Apa Itu Proxmox

Proxmox itu bukan sesuatu yang baru untuk sebagian mahasiswa atau para praktisi IT, biasanya sih Proxmox VE (Virtual Environment) yang mana merupakan distro special dari linux berdasarkan Debian modifikasi RHEL kernel yang di fungsikan untuk virtualisasi dan di jalankan dalam mode Text.

Meskipun di jalankan dalam mode Teks, proses manajemen Proxmox juga dapat dilakukan melalui akses web service.

Kenapa Harus Menggunakan Proxmox

Seperti yang sudah di jelaskan diatas, fungsi proxmox itu untuk virtualisasi, dimana kita dapat menjalankan service atau sistem operasi lainya di dalam proxmox ini. eh, kalaupun masih bingung, biasanya produk akhirnya itu berupa orang orang yang jual VPS di onglen onglen.

nah pada saat kita akan membeli VPS itu, biasanya di spesifikasi akan tertulis VPS OpenVZ atau VPS KVM, atau bahkan VMWare.

Proxmox merupakan salah satu alternatif selain VMware, sangat cocok untuk development ataupun production. Bagi para Sysadmin yang ingin melakukan development atau membangun lab sendiri namun terkendala dalam hal lisensi, proxmox merupakan salah satu alternatif. Selain free, fitur yang ditawarkan juga tidak kalah dari VMware vSphere.

Ini Informasi tambahan Tentang untuk teman teman yang belum tau tentang OpenVZ dan KVM

Tutorial Server Diskless Untuk Warnet Sekolah Dan Kantor


RHEL itu sendiri adalah Red Hat Enterprise Linux merupakan turunan linux yang tentu saja di kembangakan oleh Red Hat untuk tujuan pasar komersial. Proxmox VE yang termasuk konsol web dan alat berbasis perintah, dan menyediakan alat bantu ketiga. dua jenis virtualisai pendukung yaitu kontainer berbasis dengan LXC yaitu OPENVZ dan KVM .

OPENVZ adalah virtualisasi sistem tingkat sistem operasi teknologi untuk linux. hal ini memungkinkan sebuah server fisik untuk menjalankan beberapa contoh sistem operasi yang terisolasi, yang di sebut kontainer. OPEN VZ mirip dengan solaris container, solaris container yaitu implemntasi dari virtualisasi sistem operasi tingkat teknologi untuk x86 dan SPARC sistem. kemudian KVM adalah virtualisasi untuk kernel linux yang mengubahnya menjadi sebuah hypervisor.

Lanjutkan Ke :  Cara Backup Setingan Mikrotik Terbaru

Hypervisor atau mesin virtual monitor adalah perangkat lunakk komputer, firmware, atau perangkat keras yang menciptakan dan menjalankan mesin virtual. komputer dii mana hypervisor berjalan pada satu atau lebih mesin virtual di sebut mesin host, dan masing masing mesin virtual di sebut Guess Machine.

KELEBIHAN Proxmox

  • G E R A T I S, inilah yang paling anda suka bukan.
  • Mudah untuk diinstal dan dikonfigurasi.
  • Mendukung platform virtualisasi berbasis KVM dan OpenVZ. dan juga VM Linux Container (LXC)
  • Mendukung sampai 32 host.
  • Host-host dalam cluster Proxmox pun tidak harus memiliki resource dan prosesor yang sama.
  • Mendukung berbagai format hardisk virtual.
  • Minimalis dan power full dalam pemakaian memory karena hanya butuh sedikit memory untuk menjalankan virtual server.
  • Mendukung banyak model storage : LVM group, iSCSI, Local Directory, NFS Share, GlusterFS, NFS, Ceph RBD, ZFS.
  • Mendukung auto backup sesuai schedule yang ditentukan baik ke internal storage maupun external storage.
  • Sudah mendukung Live Migration.

Kekurangan Proxmox

  • Belum mendukung Distributed Resource Scheduler, dimana DRS Artinya distribusi workload antar host ke host yang berada dalam satu cluster harus dilakukan secara manual.
  • Menurut sebagian orang, performance Proxmox belum maksimal bila di bandingkan dengan VMware ESX, Microsoft Hyper-V maupun Oracle VM, disini menurut saya masihlahwajar,mengingat proxmox inikan gratis
  • Shot node virtual machine, kadang tidak berjalan semestinya

Spesifikasi Hardware Yang dibutuhkan Untuk Menjalankan  Proxmox

  • CPU: 64bit (Intel EMT64 or AMD64)
  • Intel VT/AMD-V capable CPU/Mainboard (for KVM Full Virtualization support)
  • Minimal RAM 8 GB
  • Hardware RAID with batteries protected write cache (BBU) or flash protection Fast hard drives, best results with 15k rpm SAS, Raid10
  • Minimal 2 Gbit NIC (for bonding)
Lanjutkan Ke :  Mengenal Apa Itu Industri 4.0

Pengujian Permorma Proxmox dalam Skripsi Karya ilmiah

IMPLEMENTASI DAN PERBANDINGAN PERFORMA PROXMOX DALAM VIRTUALISASI DENGAN TIGA VIRTUAL SERVER
Ruli Dimas Prakoso

Berdasarkan hasil pengujian diperoleh data bahwa pada saat Proxmox dijalankan penggunaan CPU (Central Processing Unit) adalah 0%, memori 18% (704,93 MiB dari 3,75GiB) dan storage yang digunakan 8% (33,25 GiB dari 443,88 GiB).

Pada saaat tiga virtual server berjalan, penggunaan CPU 12%, memory 95% (3,56 GiB dari 3,75 GiB) dan storage 9% (37,74 GiB dari 443,88 GiB).

Pada proses awal virtualisasi berjalan, terjadi peningkatan penggunaan CPU Usage kemudian berangsur menurun dan stabil saat virtual server sepenuhnya berjalan.

lanjutan ulasanya, silahkan akses sendiri ke website publikasi diatas ya.

Leave a Reply