Aplikasi Monitoring Sistem Server Terbaik 2023 – Bagian 1

  • IntialBoard
  • Jan 21, 2023
aplikasi monitoring sistem server terbaik

Aplikasi monitoring sistem server terbaik 2023 adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengawasi kinerja dan status server dalam jaringan. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mengumpulkan data tentang kinerja server, seperti kapasitas CPU, penggunaan memori, trafik jaringan, dan sebagainya. Data ini kemudian dianalisis dan ditampilkan dalam bentuk grafik atau tabel, sehingga administrator dapat dengan mudah memantau kinerja server dan mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi.

Beberapa fitur yang biasa ditemukan dalam aplikasi monitoring sistem server diantaranya :

  • Pengumpulan data real-time : Aplikasi ini dapat mengumpulkan data kinerja server secara real-time, sehingga administrator dapat segera mengetahui apabila terjadi masalah.
  • Alarm : Aplikasi ini dapat memberikan notifikasi atau alarm apabila terjadi masalah atau keadaan yang tidak normal.
  • Laporan : Aplikasi ini dapat menghasilkan laporan kinerja server yang dapat digunakan untuk analisis dan perencanaan.
  • Integrasi : Aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan aplikasi lain seperti sistem ticketing, sistem manajemen konfigurasi dll.
  • Akses jarak jauh : Aplikasi ini dapat diakses dari jarak jauh sehingga administrator dapat memantau server dari mana saja.

Beberapa aplikasi monitoring sistem sistem server terbaik 2023 yang sering di pakai oleh perusahaan perusahaan besar:

  • Nagios
  • Zabbix
  • PRTG Network Monitor
  • SolarWinds Server & Application Monitor
  • Datadog
  • Splunk
  • Icinga
  • ELK Stack (Elasticsearch, Logstash, Kibana)
  • Prometheus
  • InfluxDB

 

Aplikasi Monitoring Prometheus

Prometheus adalah aplikasi open-source untuk monitoring sistem dan aplikasi. Ini didesain untuk memonitoring sistem yang dinamis dan skalabel, dan memungkinkan Anda untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memvisualisasikan data performa sistem.

Prometheus menggunakan arsitektur pull, yang berarti ia mengambil data dari target yang di-monitor melalui HTTP endpoint yang ditentukan (disebut sebagai “exporter”). Prometheus juga memiliki query language yang kuat yang memungkinkan Anda untuk mengambil data dengan cara yang fleksibel dan menggabungkan data dari beberapa sumber.

Beberapa fitur utama dari Prometheus meliputi:

  • Pengumpulan data performa real-time
  • Penyimpanan data dalam waktu yang lama
  • Query language yang kuat untuk mengambil data
  • Alerting yang dapat dikonfigurasi untuk memberi notifikasi jika kondisi tertentu terjadi
  • Integrasi dengan Grafana, sebuah aplikasi visualisasi data yang populer
  • Prometheus sangat cocok digunakan untuk monitoring sistem yang berjalan di lingkungan cloud, container, atau sistem yang berbasis microservices.

tampilan dashboard prometheus

 

Aplikasi Monitoring influxDB

InfluxDB adalah database time-series yang open-source. Ini didesain khusus untuk menangani data yang diukur dalam jangka waktu tertentu, seperti data performa sistem, data sensor, atau data log. InfluxDB menyimpan data dalam bentuk time-series yang memungkinkan Anda untuk mengakses dan memanipulasi data berdasarkan waktu.

Beberapa fitur utama dari InfluxDB meliputi:

  • Penyimpanan data dalam waktu yang lama
  • Query language yang kuat untuk mengambil data (InfluxQL)
  • Skalabilitas yang baik, mampu menangani ratusan juta data per detik
  • Integrasi dengan aplikasi lain seperti Grafana untuk visualisasi data
  • Dukungan untuk data geospatial
  • Dukungan untuk data histogram dan statistik

InfluxDB sangat cocok digunakan untuk monitoring sistem yang menghasilkan data time-series dalam jumlah besar dan yang memerlukan penyimpanan data dalam waktu yang lama. Contohnya seperti monitoring infrastruktur IT, IoT, atau sistem pemantauan lingkungan.

tampilan dashboard influxdb

 

Aplikasi Monitoring Nagios

Nagios adalah salah satu aplikasi open-source monitoring sistem yang paling populer. Ini digunakan untuk memonitoring infrastruktur IT dan mengidentifikasi dan memberi notifikasi tentang masalah yang mungkin terjadi. Nagios menggunakan arsitektur pull, yang berarti ia mengambil data dari target yang di-monitor melalui plugin yang ditentukan.

Beberapa fitur utama dari Nagios meliputi:

  • Monitoring sistem, jaringan, dan aplikasi
  • Notifikasi masalah melalui email, SMS, atau pemberitahuan lainnya
  • Dukungan untuk plugin yang dapat ditulis sendiri untuk mengumpulkan data dari target yang di-monitor
  • Dukungan untuk escalasi notifikasi, yang memungkinkan Anda untuk mengirim notifikasi ke orang yang berbeda berdasarkan tingkat kritis masalah
  • Dukungan untuk pemetaan jaringan, yang memungkinkan Anda untuk melihat hubungan antara host dan jaringan

Nagios sangat cocok digunakan untuk monitoring infrastruktur IT yang kompleks dan untuk mengidentifikasi masalah sebelum mereka menyebabkan kerugian bisnis. Namun, Nagios tidak memiliki built-in visualisasi data yang kuat seperti Grafana, maka dibutuhkan plugin tambahan untuk itu.

tampilan dashboard nagios

 

Aplikasi Monitoring Zabbix

Zabbix adalah aplikasi open-source monitoring sistem yang digunakan untuk memonitoring infrastruktur IT dan mengidentifikasi dan memberi notifikasi tentang masalah yang mungkin terjadi. Seperti Nagios, Zabbix juga menggunakan arsitektur pull, yang berarti ia mengambil data dari target yang di-monitor melalui plugin yang ditentukan.

Beberapa fitur utama dari Zabbix meliputi:

  • Monitoring sistem, jaringan, dan aplikasi
  • Notifikasi masalah melalui email, SMS, atau pemberitahuan lainnya
  • Dukungan untuk plugin yang dapat ditulis sendiri untuk mengumpulkan data dari target yang di-monitor
  • Dukungan untuk escalasi notifikasi, yang memungkinkan Anda untuk mengirim notifikasi ke orang yang berbeda berdasarkan tingkat kritis masalah
  • Dukungan untuk pemetaan jaringan, yang memungkinkan Anda untuk melihat hubungan antara host dan jaringan
  • Dukungan untuk pembuatan laporan dan analisis data
  • Dukungan untuk autodiscovery, yang memungkinkan Zabbix untuk secara otomatis menemukan dan memonitoring host baru yang muncul dalam jaringan
  • Dukungan untuk data visualization built-in dengan menggunakan grafik yang bisa dikonfigurasi

Zabbix sangat cocok digunakan untuk monitoring infrastruktur IT yang kompleks dan untuk mengidentifikasi masalah sebelum mereka menyebabkan kerugian bisnis. Zabbix juga dapat digunakan untuk monitoring sistem yang berjalan di lingkungan cloud dan container.

tampilan dashboard zabbix

 

Aplikasi Monitoring PRTG Network Monitor

PRTG Network Monitor adalah aplikasi monitoring sistem komersial yang digunakan untuk memonitoring infrastruktur jaringan dan mengidentifikasi dan memberi notifikasi tentang masalah yang mungkin terjadi. Seperti Nagios dan Zabbix, PRTG Network Monitor juga menggunakan arsitektur pull, yang berarti ia mengambil data dari target yang di-monitor melalui plugin yang ditentukan.

Beberapa fitur utama dari PRTG Network Monitor meliputi:

  • Monitoring sistem, jaringan, dan aplikasi
  • Notifikasi masalah melalui email, SMS, atau pemberitahuan lainnya
  • Dukungan untuk plugin yang dapat ditulis sendiri untuk mengumpulkan data dari target yang di-monitor
  • Dukungan untuk escalasi notifikasi, yang memungkinkan Anda untuk mengirim notifikasi ke orang yang berbeda berdasarkan tingkat kritis masalah
  • Dukungan untuk pemetaan jaringan, yang memungkinkan Anda untuk melihat hubungan antara host dan jaringan
  • Dukungan untuk pembuatan laporan dan analisis data
  • Dukungan untuk data visualization built-in dengan menggunakan grafik yang bisa dikonfigurasi
  • Dukungan untuk autodiscovery, yang memungkinkan PRTG Network Monitor untuk secara otomatis menemukan dan memonitoring host baru yang muncul dalam jaringan
  • Dukungan untuk monitoring cloud services seperti AWS dan Azure

PRTG Network Monitor sangat cocok digunakan untuk monitoring infrastruktur jaringan yang kompleks dan untuk mengidentifikasi masalah sebelum mereka menyebabkan kerugian bisnis.

tampilan dashboard prtg network monitor

 

Aplikasi Monitoring SolarWinds Server & Application Monitor (SAM)

SolarWinds Server & Application Monitor (SAM) adalah aplikasi monitoring sistem komersial yang digunakan untuk memonitoring infrastruktur IT dan mengidentifikasi dan memberi notifikasi tentang masalah yang mungkin terjadi. SAM menyediakan monitoring sistem server, aplikasi, dan jaringan dengan menggunakan arsitektur pull dan dapat diintegrasikan dengan aplikasi lain seperti SolarWinds Network Performance Monitor (NPM).

Beberapa fitur utama dari SolarWinds Server & Application Monitor meliputi:

  • Monitoring sistem, jaringan, dan aplikasi
  • Notifikasi masalah melalui email, SMS, atau pemberitahuan lainnya
  • Dukungan untuk plugin yang dapat ditulis sendiri untuk mengumpulkan data dari target yang di-monitor
  • Dukungan untuk escalasi notifikasi, yang memungkinkan Anda untuk mengirim notifikasi ke orang yang berbeda berdasarkan tingkat kritis masalah
  • Dukungan untuk pemetaan jaringan, yang memungkinkan Anda untuk melihat hubungan antara host dan jaringan
  • Dukungan untuk pembuatan laporan dan analisis data
  • Dukungan untuk data visualization built-in dengan menggunakan grafik yang bisa dikonfigurasi
  • Dukungan untuk autodiscovery, yang memungkinkan SolarWinds SAM untuk secara otomatis menemukan dan memonitoring host baru yang muncul dalam jaringan
  • Dukungan untuk monitoring cloud services seperti AWS dan Azure
  • Dukungan untuk monitoring virtualisasi seperti VMware dan Hyper-V

SolarWinds Server & Application Monitor sangat cocok digunakan untuk monitoring infrastruktur IT yang kompleks dan untuk mengidentifikasi masalah sebelum mereka menyebabkan kerugian bisnis.

 

Mari Lanjut Baca ke Aplikasi Monitoring Sistem Server Terbaik 2023 – Bagian 2

Lanjutkan Ke :  Memahami Apa Itu Load Balance

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *